Sifat Perfeksionis

                    'PERFEKSIONIS'



Salam para reader... Saya kali ini akan membahas atau memberitahu tentang manusia yang memiliki sifat "Perfeksionis'. Tapi saya membahas ini bukan berarti saya mempunyai sifat perfeksionis ya, dan saya juga tidak tahu saya memiliki sifat apa hehehe


Perfeksionis :
        Seseorang yang dapat dikatakan perfeksionis merupakan tipikal orang cenderung rasional dan sangat idealis, memiliki jiwa kuat dalam membedakan benar dan salah, memiliki dorongan untuk selalu memperbaiki kesalahan, namun terkadang terlalu kritis dan terlalu perfeksionis, perfeksionis bisa kita artikan sebuah usaha untuk selalu terlihat sempurna mengenai banyak hal, tidak hanya mengenai diri sendiri, bahkan terkait dengan orang lain juga.

        Tipe individu yang perfeksionis ini selalu mengedepankan kata "baik atau buruk", "hitam atau putih", "benar atau salah". dalam kamus hidupnya, seorang perfeksionis hanya mengenal dua istilah untuk mengukur segala tindakan. Terkesan sangat baik dan terlihat sempurna, tetapi di sisi lain akan berubah menjadi sebuah malapetaka apabila dia sendiri tidak mampu mendapatkan hasil yang diinginkan.

        Apabila kita perhatikan, tipe perfeksionis memiliki kecenderungan untuk selalu melakukan cek berulang-ulang hingga dirinya yakin 100% bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan hal yang benar, bukan salah. Bahkan hasil 99,99% pun bagi dirinya merupakan sebuah kegagalan.

DALAM PERGAULAN, TIPE PERFEKSIONIS MEMILIKI KECENDERUNGAN UNTUK MEMILAH DAN MEMILIH TEMAN. Tidak semua orang bisa menjadi temannya. Meskipun begitu, teman dan seseorang yang dekat dengan perfeksionis akan merasakan dirinya selalu diawasi. Karena dalam berbagai hal, tipe perfeksionis akan selalu memberikan kritik dan saran.

        Di dalam dunia kerja, tipe perfeksionis sangatlah dicari oleh para pemilik perusahaan. Ketelitian dan juga usaha kerasnya untuk selalu mencapai kata benar dan baik merupakan dua modal yang bisa membuatdiri mereka selalu menjadi daya tarik para pemilik perusahaan. Sayangnya, apabila seseorang perfeksionis menjadi seorang atasan dalam sebuah perusahaan, maka para bawahannya harus menelan ludah dalam2. Karena setiap pekerjaannya akan terkesan salah terus-menerus, dan juga, apa pun usaha yang dia lakukan tetap terasa masih kurang. Masih kurang meskipun telah dilakukannya kembali secara berulang-ulang.

        Apabila seorang perfeksionis sudah mulai melakukan beberapa perilaku yang overlapping, bisa dipastikan dia mulai merasakan kecemasan dalam dirinya. Dia mulai tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri dan terdorong untuk berpikir bahwa apa yang dia lakukan selalu kurang, dan harus selalu diperbaiki terus- menerus tanpa ada batasan yang jelas. Bisa kita katakan bahwa seorang perfeksionis merupakan orang yang mengalami banyak kesulitan dalam hidupnya. Hal ini karena dorongan terus-menerus yang ada dalam pikirannya, dia cenderung untuk mengulangi suatu pekerjaan yang dianggapnya kurang sempurna, Kekecewaan terhadap beberapa hal yang dia lakukan merupakan hasil yang selalu menyiksanya.

       Pada awalnya, seorang perfeksionis saat masih anak-anak sudah memilik kemampuan untuk mengkritik diri sendiri sebagai sebuah usaha untuk menghadapi kritikan-kritikan dari orang lain. Seorang perfeksionis, pada masa anak-anak, sudah mampu mengontrol dirinya sendiri agar tidak melakukan beberapa hal yang diperkirakannya tidak memiliki hasil yang sangat baik.

ORANG YANG MEMILIKI SIFAT PERFEKSIONIS CENDERUNG MENJADI TELADAN YANG BAIK, TERUTAMA AKAN MENGAJARKAN KETELADANAN TENTANG TANGGUNG JAWAB DAN NILAI-NILAI MORAL YANG TEGAS, ORANG TUA YANG SEPERTI INI CENDERUNG KONSISTEN, BERLAKU ADIL, SERTA SANGAT DISIPLIN TERHADAP SESUATU.

        Saat menghadapi seorang perfeksionis, kita harus menjadi pribadi yang teliti, kita harus membiasakan diri kita menjadi seseorang yang rajin dan tekun, tidak masalah apabila kenyataanya kita bukanlah seorang yang rajin dan tekun. Namun, ketika bertemu berinteraksi dengan seorang perfeksionis, kita harus berusaha menjadi seperti dia, kita tahu bahwa seorang perfeksionis sangat mengandalkan ketelitian dan ketekunan sebagai kebiasaannya, maka oleh sebab itu, kita harus belajar menjadi seperti seorang perfeksionis, saat bergaul dengannya.



Salam : Zerosevenblog.blogspot.com

        

Komentar